Total Tayangan Halaman

Minggu, 16 Agustus 2020

Cerita hidupku

Tepat pada hari ini tahun 1993, aku dilahirkan di Kabupaten Bantul. Namaku Nurrahman Fadholi, dulu waktu SD sampai SMA, aku dipanggil sesuai dengan nama belakangku. Hal itu karena aku merasa nyaman saat guruku waktu SD memanggilku dengan nama tersebut. Lama-kelamaan, akupun bosan dipanggil dengan nama itu lagi dan akhirnya saat aku kuliah, aku dipanggil dengan nama yang sesuai dengan nama depanku, atau hanya dipanggil Nur saja. Pendidikanku dimulai dari TK Masyithoh Greges sekitar tahun 1998. Pada saat aku masuk TK, krisis moneter sedang melanda Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Untungnya saat itu ayahku tidak terkena imbas dari krisis moneter itu karena ayahku seorang pegawai negeri. Setelah lulus dari TK pada tahun 2000, akupun masuk SD Negeri 2 Kretek. Saat bersekolah di SD itu, aku pernah tidak naik kelas pada saat aku duduk di kelas 3. Saat itu, teman-temanku rata-rata pada naik ke kelas 4 sedangkan aku bersama tiga temanku yang lain masih tetap di kelas 3. Untungnya aku mengalami tinggal kelas hanya sekali. Akhirnya saat kenaikan kelas tahun depan pada tahun 2004, aku dinyatakan naik ke kelas 4. Dan itu berlanjut sampai aku naik ke kelas 6. Pada saat aku kelas 5, terjadi sebuah bencana gempa bumi di Yogyakarta dan sekitarnya. Rumah dan sekolahku pun tak luput dari bencana itu. Akhirnya kegiatan belajar mengajar pun diliburkan sampai sekitar pertengahan bulan Juni 2006. Sekitar pertengahan bulan Juli 2006, akupun masuk sekolah lagi setelah sekian lama diliburkan karena kenaikan kelas dan bencana gempa bumi 5,9 SR yang melanda Yogyakarta dan Jawa Tengah. Kondisi sekolahku pun berubah akibat bencana itu. Karena kelasku rusak parah, kegiatan belajar mengajar untuk anak-anak kelas 6 pun dipindahkan ke ruang kelas 3, dan anak-anak kelas 3 pun sebagian belajar di tenda. Pada bulan Mei 2007, akupun mengikuti Ujian Nasional dan sekitar bulan Juli 2007, semua siswa yang saat itu berjumlah 32 orang dinyatakan lulus semua. Setelah lulus SD, akupun mendaftarkan diri di MTs Negeri Pundong (sekarang MTs Negeri 2 Bantul). Di sekolah itu, akupun menemukan hobi yang aku minati sampai saat ini, yaitu musik. Saat bersekolah di sekolah itu, akupun menjadi penabuh drum dalam beberapa pementasan sekolah. Lagu-lagu yang dibawakannya pun adalah lagu-lagu yang sedang populer kala itu seperti lagunya Peterpan, Kangen Band, ST 12, dll. Akupun lulus dari sekolah itu sekitar bulan Juni 2010 meskipun dengan ujian ulangan, bukan kejar paket B karena aku saat itu tidak lulus lantaran nilaiku yang Matematika dan IPA jeblok. Tetapi alhamdulillah aku bisa memperbaikinya. Pada bulan Juli 2010, aku masuk SMA Negeri 1 Kretek. Di sekolah itu, hobiku nge-band pun masih menggebu-gebu. Akupun menemukan teman yang juga main band yaitu Cahyo dan Febri. Mereka sering mengajakku main musik dikala pulang sekolah. Aku nge-band sama mereka pun sampai kami lulus dari sekolah itu pada bulan Juni 2013. Setelah lulus dari SMA, akupun melanjutkan kuliah di perguruan tinggi. Karena hobiku yang main musik itu, orang tuaku pun mendaftarkanku di ISI Yogyakarta, tetapi akhirnya gagal karena persaingan yang ketat. Akhirnya setelah aku mempertimbangkan masak-masak, aku mendaftarkan diri di ABA Sinema Yogyakarta (sekarang Universitas Amikom Purwokerto PSDKU Yogyakarta) pada bulan Agustus 2013. Disitulah aku belajar Bahasa Inggris dan membuat film, mulai dari penulisan cerita sampai tahap produksi. Tahun 2016, akupun dinyatakan lulus dan satu tahun kemudian pada tanggal 21 Oktober 2017, aku diwisuda dan meraih gelar Ahli Madya (A.Md). Dan mulai tahun 2017 sampai sekarang, aku menjadi mahasiswa di Universitas Terbuka. Tepat pada hari ini, aku berulang tahun yang ke-27.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar