Total Tayangan Halaman

Kamis, 18 Februari 2021

Gagal nonton D'Masiv

D'Masiv

Pada hari ini sekitar tahun 2008, grup musik tersohor kala itu yang bernama D'Masiv mengadakan konser di Yogyakarta. Konser itu diadakan di Pyramid Cafe (sekarang Museum History of Java) yang berada di Jl. Parangtritis Sewon Bantul. Aku yang mengetahui acara itu dari koran ataupun pamflet pun ingin menontonnya. Memang saat itu, grup band yang digawangi oleh Rian (vokal), Kiki dan Rama (gitar), Ray (bass), dan Wahyu (drum) ini sedang populer dengan lagu "Cinta Ini Membunuhku". Saking populernya lagu itu, teman cewek satu kelasku saat itu (maaf, bukan pacar lho) pernah menuliskan lirik lagu tersebut di buku tulisku. Aku tak tahu apa maksudnya karena saat itu aku masih polos belum mengerti apa arti dalam lagu itu. Mengetahui hal itu, aku langsung meminta bapakku untuk mengantarkanku menonton konser itu beberapa hari sebelumnya karena saat itu, aku masih duduk di bangku kelas 1 SMP dan belum diperbolehkan mengendarai sepeda motor sendiri. Akhirnya tiba pada saat harinya, aku pergi dengan bapakku dan adikku yang saat itu masih berusia 8 tahun. Ketika tiba di lokasi, aku melihat masih terlihat ada sedikit orang dan diatas panggung sedang ada checksound. Tak lama kemudian, langit terlihat sedikit gelap dan awan hitam pun menyelimuti langit itu. Rupanya, akan turun hujan waktu itu. Bapakku pun mengajakku untuk pulang karena kasihan jika adikku yang masih kecil itu kalau nantinya kehujanan saat konser berlangsung nanti. Sebagai gantinya, bapakku pun membelikan aku sebuah CD dari D'Masiv yang dijual di lapak kaset CD yang ada di pinggir jalan. Akhirnya akupun bisa menikmati lagu-lagu dari D'Masiv saat itu termasuk lagu yang sedang populer kala itu, Cinta Ini Membunuhku.

Video klip D'Masiv - Cinta Ini Membunuhku

Selasa, 16 Februari 2021

Cerita dibalik lagu-lagu karanganku

Selain aku berprofesi sebagai mahasiswa ataupun pengajar, aku juga seorang penulis lagu meskipun tidak setenar lagu-lagu karya Ahmad Dhani, Bebi Romeo ataupun Eross Candra sih yang sudah menjadi hits di tanah air. Meskipun lagu-lagu karanganku tidak setenar lagu-lagu karangan mereka, namun lagu-lagu karyaku sendiri juga tak kalah menarik untuk dinikmati oleh para pengguna internet. Selain itu, lagu-lagu karyaku ini kebanyakan berdasarkan dari kisah nyataku sendiri. Berikut lagu-lagu karyaku yang berdasarkan dari pengalaman pribadi sang penulis.

1. Duduk Berdua



Lagu ini aku ciptakan pada akhir tahun 2015 hingga awal tahun 2016. Lagu ini aku tulis berdasarkan pengalamanku pada saat mengobrol dengan mahasiswi baru sekitar tahun 2015 yang akhirnya membuat aku ingin mengungkapkan cinta kepada dia namun hatiku saat itu ragu. Beberapa saat kemudian saat dia menengok jam tangannya, dia berkata bahwa dia akan dijemput oleh pacarnya. Seketika akupun memutuskan untuk tidak menembak dia karena dia sudah ada yang punya.

2. Maafkanlah Aku Ini


Lagu ini aku ciptakan sekitar bulan April 2017. Lagu ini menceritakan tentang betapa tidak enaknya dicuekin seseorang. Pada saat itu, aku sedang duduk di bekas kantin kampus sambil akses internet menggunakan laptop. Saat itu, ada seorang mahasiswi yang lewat di depanku. Mahasiswi itu lalu aku panggil dengan sebutan "dik" karena kebetulan dia adalah adik angkatanku. Tetapi saat dia aku panggil, dia tetap saja berjalan tanpa menoleh ke wajahku ataupun menjawab sapaanku.

3. Selamat Jalan Sahabatku


Lagu ini adalah lagu yang masih baru beberapa hari yang lalu aku ciptakan. Lagu ini aku ciptakan setelah aku mendengar kabar berita bahwa seorang penyiar radio yang aku kenal saat masih bersiaran di Jogja telah meninggal dunia di Bali, karena di tempat itu beliau untuk terakhir kalinya berkarir di dunia broadcasting. Untuk mengenangnya, aku putuskan untuk menulis lagu tentangnya.

Itulah beberapa lagu karyaku yang aku sebarluaskan di dunia maya. Buat kalian yang ingin mendengarkan, silahkan bisa klik linknya disini. Sekian dan terima kasih.