Pada hari ini tanggal 14 Juli 2021, aku menjalani tes swab antigen di Rumah Sakit Condong Catur. Hal ini aku lakukan karena sejak beberapa hari yang lalu aku mengalami batuk yang tak kunjung sembuh. Aku sempat mengira bahwa aku terinfeksi virus Corona mengingat saat ini sudah banyak orang yang terinfeksi virus yang datang dari China itu. Akhirnya jam 8.30, aku berangkat ke Puskesmas Depok II yang tak jauh dari tempat tinggalku, yakni di Perumnas Condongcatur. Namun, sayangnya puskesmas itu tidak melayani test swab mandiri. Puskesmas itu hanya melayani tes swab untuk orang yang pernah berpapasan dengan orang yang terinfeksi Covid-19. Akhirnya aku memutuskan untuk pulang dan mencoba menelepon Rumah Sakit Condong Catur (RSCC) untuk menanyakan apakah rumah sakit itu melayani tes swab secara mandiri. Ternyata, rumah sakit itu melayani tes swab secara mandiri. Akupun lalu mengeluarkan sepeda motorku dari dalam rumah dan pergi menuju RSCC. Sesampainya di rumah sakit itu, aku lalu menunggu sejenak sambil mendengarkan musik di handphone-ku. Waktu menunjukkan pukul 9.42. Petugas yang akan bertugas melayani tes swab pun baru mempersiapkan peralatannya. Pasien yang akan tes swab pun diminta untuk mendaftar terlebih dahulu. Karena aku tidak mendaftar lewat online, akupun mendaftar disitu. Setelah semuanya beres, akupun lalu menunggu panggilan di ruang tunggu. Setelah menunggu cukup lama, akhirnya akupun dipanggil dan tes swab pun dimulai. Sebuah alat yang mirip dengan cotton bud pun masuk ke lubang hidungku sebelah kiri. Rasanya pun seperti tidak mengenakan dan membuatku ingin bersin. Ternyata tidak lama kemudian, tes swab pun selesai. Akupun lalu pulang untuk menunggu hasilnya. Sesampainya di rumah, akupun tidur karena mataku terasa mengantuk sekali. Saat terdengar adzan dzuhur, akupun membuka mata. Aku lihat di handphone-ku ada pesan WhatsApp masuk dan ternyata itu pesan dari rumah sakit tempat aku tes swab tadi. Pesan itu memberitahukan bahwa hasil tes swab tadi dinyatakan negatif. Akupun lalu bergegas bangun dan sholat dzuhur. Setelah sholat dzuhur, akupun kembali lagi ke rumah sakit itu untuk mengambil hard copy hasil test swab tadi. Betapa leganya hatiku saat aku membaca hasilnya yang menyatakan bahwa aku negatif Covid-19.
![]() |
| Saat aku menunggu antrian tes swab |
