![]() |
| Logo BlackBerry Messenger |
Total Tayangan Halaman
Rabu, 20 Mei 2020
Goodbye BlackBerry Messenger
5 lagu terbaik yang pernah saya cover
Saat ini, meng-cover lagu adalah suatu hal yang sering dilakukan oleh orang-orang, terutama anak muda. Dengan adanya YouTube, anak muda saat ini pun bisa unjuk gigi hanya dengan bermodalkan kamera handphone ataupun kamera digital. Tidak hanya itu, mereka pun juga menyanyikan lagu sambil memainkan gitar ataupun menggunakan iringan musik seperti karaoke. Saya sebagai anak muda pun juga turut meramaikan demam cover lagu itu. Berikut ada lima lagu yang pernah saya cover, yang saya ambil dari channel YouTube saya.
1. Ticket To Ride - The Beatles
Video ini saya upload pada tanggal 1 Oktober 2012. Saat itu, saya masih duduk di bangku kelas 3 SMA dan sangat menyukai lagu-lagu dari grup musik asal Inggris, The Beatles. Maka dari itu, saya cover salah satu lagu dari The Beatles ini.
2. Blue Moon Of Kentucky - Elvis Presley
Selain lagu dari The Beatles, saya juga pernah meng-cover lagu dari seorang King of Rock & Roll, Elvis Presley. Video ini di-upload pada tanggal 2 Maret 2012, lebih dulu 7 bulan dari video Ticket To Ride. Dalam video ini, saya tampak memainkan gitar seperti Paul McCartney, tetapi kenyataannya tidak demikian. Itu disebabkan karena saya menggunakan kamera depan handphone saya yang mungkin kalau sekarang sudah seperti smartphone karena layar sentuh.
3. In My Life - The Beatles
Bisakah kalian lihat baju yang saya pakai ? Apakah sama dengan video saya yang Ticket To Ride ? Ya, video ini dibuat pada hari yang sama dan juga di-upload pada waktu yang sama dengan video yang nomor 1 tadi. Memang satu hari itu saya nggak ada kerjaan. Jadi, saya meng-cover paling tidak ada 5 lagu. Mungkin 3 lagu lain bisa kalian telusuri di channel YouTube saya.
4. Yang Terlewatkan - Sheila On 7
Nah, kalau ini lagu dari negeri sendiri. Kalian yang asli Jogja pasti tahu. Ya, ini adalah lagu dari Sheila On 7. Lagu ini sangat populer sekitar tahun 2008, setelah lagu Betapa. Saat itu, aku masih kelas 2 SMP. Lag-lagi, video ini saya upload pada tahun 2012, tepatnya pada tanggal 23 Maret 2012 dan direkam dengan webcam yang ada di laptop bapak saya dulu.
5. Original Soundtrack film kartun Crayon Shinchan
Nah, kalau ini adalah video cover saya yang terbaru, karena baru di-upload tanggal 6 November 2019 lalu. Bagi anak-anak tahun 90-an pasti tahu lagu ini, karena sudah tidak asing bagi kalian yang masih anak-anak tahun 90-an sampai 2000-an. Ya, lagu yang saya cover di video ini adalah original soundtrack-nya film anime tahun 90-an, Crayon Shinchan. Mungkin diantara kalian yang masih ingat lagunya, boleh lho klik video ini lalu bernyanyi dan bernostalgia.
Oke, segitu dulu untuk rekap lagu yang pernah saya cover. Mohon maaf jika ada kesalahan. Oke. Terima kasih dan selamat malam. Jangan lupa nanti sahur.
Selasa, 19 Mei 2020
Warnet, apa kabarmu kini?
Perkembangan teknologi sudah semakin pesat. Saat ini, kita bisa mengakses internet dimana saja menggunakan perangkat smartphone dan laptop. WiFi bisa ditemukan dimana saja seperti di cafe, perpustakaan, bahkan barbershop pun juga menyediakan WiFi. Kampus-kampus maupun sekolah saat ini pun menyediakan fasilitas WiFi yang bisa diakses oleh guru/dosen, dan siswa/mahasiswa. Keberadaan WiFi dan juga smartphone saat ini membuat sebagian orang enggan pergi ke warnet. Maka tidak heran jika beberapa bilik warnet terlihat kosong. Aku masih ingat sekitar tahun 2008, warnet selalu penuh dengan orang-orang yang mengakses internet apalagi kalau pas malam Minggu. Bahkan aku pernah menunggu 1 jam demi bisa mengakses internet. Saat itu, aku masih kelas 2 SMP. Aku pun saat itu rela menyisihkan uang jajanku selama beberapa hari agar bisa mengakses internet di warnet. Situs web yang aku akses saat itu adalah jejaring sosial Friendster (pendahulunya Facebook). Disitu kita bisa melakukan interaksi dengan teman-teman yang juga menggunakan Friendster, sama seperti kalau menggunakan Facebook. Kita juga bisa menampilkan foto-foto kita yang lucu-lucu juga seperti kalau saat ini menggunakan Instagram. Terkadang kalau di warnet itu, kita sampai lupa waktu, bahkan bisa satu jam lebih. Saat itu, biaya akses internetnya adalah 2.000 rupiah per jamnya. Jadi, kalau lupa waktu kadang bisa sampai 2 jam. Makanya dulu waktu aku akses internet, aku tidak lupa untuk mengecek waktunya. Karena semakin lama kita menggunakannya, semakin banyak lagi biaya yang harus dikeluarkan. Selain Friendster, situs web yang aku akses saat itu adalah YouTube. Saat itu, YouTube belum populer seperti sekarang. Orang yang mengupload video di YouTube pun masih jarang, bahkan mencari video klip di YouTube saja masih susah. Aku saja punya channel YouTube sejak tahun 2010. Aku tidak tahu masih duluan mana channel YouTube-ku sama channel YouTube-nya Atta Halilintar dan Ria Ricis. Saat ini pun kadang aku masih melihat kalau warnet belum kehilangan penggunanya. Pengguna yang saat itu aku lihat adalah anak kecil yang sedang bermain game online. Berbahagialah kalian yang mungkin sudah punya smartphone sehingga bisa untuk mengakses internet menggunakan WiFi ataupun kuota internet. Jadi, kalian tidak harus repot-repot mengantre 1 jam hanya untuk mengakses internet di warnet. Tulisan ini aku buat bukan untuk membandingkan bahwa jaman sekarang lebih enak dari pada jamanku sekolah dulu, tetapi tulisan ini aku buat untuk membagikan pengalamanku kepada kalian yang mungkin pada saat itu, kalian belum lahir atau masih anak-anak saat warnet masih banyak digunakan orang dan sebelum WiFi berada di bumi ini. Silahkan buat yang memiliki pengalaman yang sama dengan aku, bisa kalian tulis di kolom komentar. Terima kasih dan selamat menjalankan ibadah puasa.
Jumat, 08 Mei 2020
Tips memilih jurusan yang pas di perguruan tinggi
Pada hari Senin tanggal 4 Mei lalu, menjadi hari yang menggembirakan untuk kalian yang baru lulus SMA karena pengumuman kelulusannya diumumkan secara online pada hari Minggu malam. Setelah lulus SMA, biasanya kalian kan pada berpikir rencana selanjutnya? Apa kalian mau kuliah, bekerja, atau hanya mau kursus keterampilan. Bagi kalian yang mau kuliah, kakak punya tips nih untuk memilih jurusan yang benar supaya kalian tidak merasa salah memilih.
1. Pilihlah jurusan yang sesuai dengan kemapuan dan minat kalian
Kalian misalnya suka pelajaran Bahasa Inggris dan selalu menjadi kamus berjalan untuk teman-temannya waktu di sekolah, ya kalian harus memilih jurusan Bahasa Inggris atau Sastra Inggris. Kalau kalian suka Matematika dan jago dalam berhitung, ya kalian harus memilih jurusan Matematika. Jangan kok suka Matematika, terus kalian memilih jurusan Bahasa Inggris. Tentu nanti kalian akan menyesal nantinya. Maka, pikirkan itu matang-matang. Jika sudah mantap, terus deh lanjut daftar.
2. Jangan ikut-ikutan teman
Setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda-beda, seperti kakak dulu waktu sekolah. Kemampuan kakak dulu waktu di sekolah adalah Bahasa Inggris sama musik (sampai sekarang sih). Makanya kakak melanjutkan kuliah Diploma 3 di jurusan Bahasa Inggris, dan sekarang kuliah Strata 1 jurusan Sastra Inggris karena kakak dulu suka jadi kamus berjalan sejak SD sampai SMA. Jika ada temanmu yang mengajak kuliah di jurusan Matematika, kamu berhak menolak jika kamu tidak memiliki minat untuk kuliah di jurusan itu, tentunya dengan cara halus ya. Kalau kamu tidak berani menolak, kamu akan menyesal nanti. Ingat! Penyesalan selalu ada di belakang.
3. Diskusikan rencana kalian ini dengan orang tua
Kalian harus berani membicarakan rencanamu untuk kuliah ini dengan orang tua kalian, karena nantinya orang tua kalian yang akan membiayai kuliah kalian. Barangkali orang tua kamu bisa mengarahkan kalian karena orang tua lah yang tahu bakat dan minat anak. Jika orang tua sudah sepakat dengan keinginanmu, maka kamu tinggal menjalaninya.
Segitu dulu ya dek tips dari kakak. Besok kakak sambung lagi. Semangat dan sukses untuk kalian.
Segitu dulu ya dek tips dari kakak. Besok kakak sambung lagi. Semangat dan sukses untuk kalian.
Selamat Jalan Lord Didi Kempot
![]() |
| Didi Kempot saat menggelar konser di The Pallas, SCBD, Jakarta Selatan pada tanggal 6 Desember 2019. (Sumber : Kompas.com) |
Tanggal 5 Mei 2020 silam, para Sobat Ambyar (sebutan untuk penikmat lagu-lagu Didi Kempot) berduka. Pasalnya, penyanyi campursari Didi Prasetyo atau yang terkenal dengan nama panggung Didi Kempot meninggal dunia. Kabar tersebut sangat mengejutkan banyak pihak karena kepergiannya yang sangat mendadak. Didi Kempot meninggal pada usia 53 tahun, sama dengan usia alm. Mamiek Prakoso, pelawak Srimulat yang juga kakaknya yang telah wafat pada tahun 2014 silam. Pagi itu, aku sangat terkejut saat simbah uti (nenek) memberitahukan kepada saya sambil menangis bahwa Didi Kempot meninggal dunia. Aku terkejut dengan kabar itu. Beruntung tanggal 2 Desember 2019, aku masih sempat menonton konser beliau di Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri UGM, Yogyakarta. Tapi sialnya aku tidak bisa mengabadikannya karena lensa kamera belakang di handphone-ku pecah sejak 3 bulan sebelum konser itu di Kaliurang. Membicarakan soal Didi Kempot, ada sedikit pengalamanku dengan salah satu lagunya. Saat itu, aku masih kelas 1 SD. Saat itu, di sekolahku ada pelajaran menyanyi. Teman-temanku semuanya menyanyikan lagu anak-anak, sementara aku malah menyanyikan lagunya Didi Kempot yang berjudul Stasiun Balapan, karena saat itu lagu tersebut sedang populer. Padahal aku saat itu cuma asal nyanyi saja, jadi tidak tahu maksud dari lagu tersebut. Tapi teman-temanku saat itu pada ketawa mendengarkan aku menyanyikan lagu itu. Pada akhir tahun 2019 silam, band-ku mengcover salah satu lagu dari Didi Kempot, yaitu Kangen Nickerie. Berikut videonya :
Selain Kangen Nickerie, ada tiga lagu lain yang saya suka. Berikut daftarnya :
1. Stasiun Balapan
Nah, ini dia lagu yang aku ceritakan sebelumnya. Lagu yang penuh kenangan sekali saat aku masih SD. Lagu yang aku nyanyikan juga saat pelajaran menyanyi di sekolah. Aku baru tahu maksud dari lagu ini saat aku sudah dewasa saat ini, yaitu tentang ditinggal seorang kekasih di sebuah stasiun kereta api. Aku juga baru tahu kalau Stasiun Balapan ini memang benar-benar ada. Stasiun ini terletak di Kota Surakarta atau Solo, Jawa Tengah.
2. Sewu Kutho
Lagu ini awalnya aku temukan di komputernya ayahku sekitar tahun 2003. Aku dengerin terus-menerus dan pada akhirnya aku suka. Saat SMA, aku diberitahukan oleh guru kesenianku bahwa lagu ini ternyata merupakan lagu terjemahan dari lagu pop tahun 1980-an yang dipopulerkan oleh alm. Arie Wibowo, penyanyi yang juga populer dengan lagu Madu dan Racun. Berikut aku selipkan juga lagu aslinya sebelum diterjemahkan oleh Didi Kempot ke dalam bahasa Jawa :
Kalian baru tahu kan kalau lagu Sewu Kutho itu merupakan terjemahan dari lagu Walau Sekejap milik alm. Arie Wibowo? Aku juga baru tahu setelah guru kesenianku dulu bilang kalau ini lagu terjemahan. Lalu, aku cari deh di YouTube, ternyata beneran. Penyanyi aslinya juga sudah tiada pada tahun 2011 silam. Beliau juga berasal dari Jawa Tengah, sama dengan Didi Kempot, cuma kalau Arie Wibowo asalnya dari Kota Salatiga.
3. Tanjung Mas Ninggal Janji
Dulu waktu aku ngantor di sebuah kantor yang terletak di Jl. Magelang, aku sering mendengarkan lagu ini sembari menjalankan trading saham, karena pekerjaanku memang saat itu trading saham. Tapi pada awal November 2019, aku keluar karena tidak diperbolehkan bekerja seperti itu sama orang tua. Lagu ini awalnya aku dengarkan di sebuah toko kaset sebelah tempat tinggal alm. pakdheku (kakaknya ayahku). Waktu dengar berita bahwa Didi Kempot meninggal kemarin, aku langsung cover lagu ini dengan gitar akustik untuk membuat status belasungkawaku di WhatsApp.
Selamat jalan om Didi Kempot. Karya-karya indahmu akan selalu ku kenang.
Kamis, 07 Mei 2020
Prank Kardus Mie Instan Isi Sampah
Belum lama ini, ada 3 orang pemuda yang berada di kawasan Baleendah, Bandung yang membagikan sembako yang ternyata berisi batu bata dan sampah. Salah satu pemuda itu bernama Ferdian Paleka. Sembako sampah itu dibagikan secara cuma-cuma untuk para waria (itu kalau kejadiannya di kampung Kramat Asem, mungkin bisa jadi dia itu temennya Tince. Hehehe. Maaf, efek kebanyakan nonton sinetron Si Yoyo), dan juga anak-anak yang akan bertugas membangunkan orang-orang untuk bangun sahur. Kalau menurut saya, tujuan mereka sih hanya untuk menyadarkan para waria yang keluyuran saat bulan Ramadhan, apalagi saat ini di Provinsi Jawa Barat sedang diterapkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Tapi kalau cara memperingatkannya seperti itu, itu sudah kelewatan. Bayangkan saja kalau misalnya keluarganya mereka dibegitukan, apakah mereka terima? Tidak kan?. Baim Wong pun juga menyayangkan tindakan mereka. Seperti kalian ketahui, Baim Wong itu juga pernah melakukan prank, tapi kalau prank-nya Baim Wong itu tidak merugikan orang lain dan malah justru membuat orang lain kasihan karena Baim Wong menyamar sebagai gembel dan minta uang. Begitu sudah diberi uang, dia langsung mengeluarkan sejumlah uang untuk dierikan kepada orang yang memberinya uang seribu perak. Bagi kalian yang ingin tahu seperti apa video-nya, bisa dilihat di bawah ini :
Dan ini komentar dari Baim Wong tentang video tersebut :
Tidak hanya Baim Wong, penyanyi Anji pun juga kesal dengan ulah yang diperbuat oleh Ferdian Paleka tersebut. Ini dia komentar Anji yang saya ambil dari akun YouTube-nya :
Sepertinya salah satu temannya sudah ditangkap, bahkan ada juga yang dipukuli pakai kunci Inggris. Ini dia salah satu beritanya tentang temannya Ferdian Paleka :
Untuk mas Baim dan mas Anji, saya mohon maaf telah mencomot video anda untuk konten ini karena saya juga jengkel dengan ulah Ferdian Paleka itu seperti anda-anda ini. Untuk masalah perijinan mungkin nanti akan saya tulis di status Instagram saya dengan mention akun Instagram mas Baim dan mas Anji. Oke, sekian dulu dari saya. Mohon maaf apabila ada kekurangan dalam konten ini. Terima kasih dan selamat menjalankan ibadah puasa.
Jumat, 24 April 2020
Acara TV saat bulan Ramadhan yang dulu pernah tayang
Bulan Ramadhan datang lagi. Bulan Ramadhan pada tahun ini memang berbeda dengan bulan Ramadhan pada tahun-tahun sebelumnya karena pada bulan Ramadhan pada tahun ini, masyarakat Indonesia bahkan dunia sedang diserang wabah COVID-19 atau virus Corona sehingga apapun kegiatannya, baik itu kegiatan sekolah, perkuliahan, perkantoran, bahkan peribadahan pun dilaksanakan di rumah. Dalam menyemarakkan bulan Ramdhan, stasiun TV baik itu stasiun TV swasta ataupun TVRI selalu menyajikan acara-acara yang berhubungan dengan bulan Ramadhan dikala waktu sahur dan berbuka. Masih ingatkah kalian pada bulan Ramadhan di tahun-tahun sebelumnya ada acara TV yang khusus ditayangkan saat bulan Ramadhan, baik itu acara komedi maupun sinetron. Berikut ini saya mau merangkum beberapa acara TV yang dulu pernah tayang pada saat bulan Ramadhan.
1. Sahur Kita
Mungkin kalian tidak asing dengan kelucuan Ulfa Dwiyanti dengan Eko Patrio. Dua orang ini selalu menemani kalian saat santap sahur sekitar tahun 2003. Acara ini adalah acara interaktif dimana saat itu Eko dan Ulfa memberikan pertanyaannya dan penelepon pun diberikan password dan setelah itu baru menjawab pertanyaannya. Waktu itu aku masih kelas 3 SD dan selalu menonton acara ini. Yang masih aku ingat adalah tagline-nya "Sahur Kita, nyem nyem nyem". Menurut informasi yang aku dapat, acara ini tayang sekitar tahun 1999 sampai tahun 2003 di SCTV.
2. Salam Sahur
Bagi masyarakat Yogyakarta pasti kalian tahu acara yang satu ini. Ya, acara ini juga ditayangkan saat sahur seperti acara Sahur Kita tadi, hanya saja ada sesi kirim salam juga. Acara ini ditayangkan di TVRI stasiun Yogyakarta bekerja sama dengan Plat AB dan radio Retjo Buntung (radio yang saat ini masih aku dengar dari tahun 2012) sekitar tahun 2003 (jadi waktu itu aku bingung mau nonton yang mana? Sahur Kita atau Salam Sahur?). Acara ini dibawakan oleh grup lawak Plat AB (grup lawak asal Yogyakarta yang terkenal setelah tampil di acara Pesta Indosiar). Yang paling diingat dari acara ini adalah saat waktu Imsak tiba, yaitu salah satu anggota Plat AB mengeluarkan radio jadul dan menyalakannya sehingga berbunyi "Imsak" sebanyak 3 kali.
3. Hidayah
Kalau tadi acara komedi, sekarang kita beralih ke sinetron. Sinetron ini juga tayang saat Ramadhan, sekitar tahun 2005 di Trans TV. Jadi kalau menurutku, ini adalah pelopor sinetron Azab yang 2 tahun lalu tayang di Indosiar pada sore hari karena setiap episode hadir dengan cerita yang berbeda dengan ending yang langsung terjawab tanpa kita harus menunggu endingnya mau sampai episode berapa. Sinetron ini sekarang sudah tidak tayang lagi, tetapi kalian bisa menontonnya di YouTube pada hari apapun dan jam apapun.
4. Ikhlas
Sinetron ini ditayangkan saat menjelang buka puasa pada tahun 2003 di SCTV. Aku ingat banget sountracknya bahkan sampai sekarang pun masih nempel di memori ingatanku. Sinetron ini dibintangi oleh Primus Yustisio, Teuku Ryan, Zumi Zola, dan Tamara Bleszynski. Pada tahun 2006, sinetron ini ditayangkan kembali di Trans TV. Sinetron ini sekarang juga sudah ada di YouTube sama seperti Hidayah.
5. Hikmah
Soundtrack sinetron ini juga memorable banget. Saat aku buka di YouTube, dalam hati aku berkata "Gila, ini soundtracknya sih aku inget banget". Sinetron ini juga diperankan oleh Teuku Ryan dan Tamara Bleszynski. Sinetron ini tayang di RCTI pada season 1 dan season 2, dan pada saat season 3 pada tahun 2006 sinetron ini ditayangkan di Indosiar. Seperti sinetron Ikhlas, sinetron ini juga ditayangkan pada sore hari menjelang buka puasa.
6. Si Yoyo
Nah, kalau yang ini anak-anak tahun 2000-an pasti tahu, karena sinetron ini sebetulnya ditayangkan untuk anak-anak. Sinetron ini pertama kali ditayangkan pada tahun 2003 untuk season 1-nya dan berakhir pada awal 2007 untuk season 3. Saat ini, kalian masih bisa nonton sinetronnya di YouTube mulai dari season 1, tapi kalau yang season 1 aku malas nonton karena saat itu si Yoyo (Teuku Ryan) masih dongok kayak anak kecil, dan selalu dimarahi oleh ayahnya yang bernama Priono, yang diperankan oleh alm. Arief Rivan. Beruntung dia punya ibu yang baik, yang diperankan oleh Nena Rosier. Jadi, aku nontonnya langsung yang season 3, itupun cuma sampai yang episode 55 karena yang setelah itu si Yoyo-nya udah nggak muncul. Nah, yang season 3 ini juga pernah ditayangkan saat bulan puasa.
Itulah acara-acara televisi yang mungkin masih kalian ingat. Sekian dulu ya. Dan mohon maaf jika ada kesalahanku dalam menyampaikan hal ini. Jika kalian punya kenangan dengan acara-acara TV yang aku sebutkan di atas, kalian bisa tuliskan di kolom komentar. Terima kasih dan selamat menunaikan ibadah puasa.
Langganan:
Postingan (Atom)

