![]() |
| Omaswati, pelawak dan seniman lenong Betawi |
Tadi malam, saat aku sedang menulis sebuah novel, yang mungkin nantinya akan menjadi novel perdanaku (itupun kalau diterima sama penerbit. Ya semoga saja), handphoneku berbunyi kencang sekali. Saat aku buka, ternyata ada sebuah notifikasi berita duka. Seorang pelawak bernama Omaswati, yang juga seniman lenong Betawi itu telah wafat. Adik bang haji Mandra itu wafat sekitar pukul 19.30 (menurut Mastur, adik almh. Omas yang juga menjadi komedian). Aku tidak menyangka sama sekali malam itu. Memang beberapa kali, beliau tidak tampil di televisi. Beberapa hari sebelum itu, aku menonton sebuah sinetronnya yang berjudul "Omas Jadi Artis" di YouTube. Sinetron itu pernah ditayangkan di stasiun televisi SCTV sekitar tahun 2005. Dalam sinetron itu, almarhumah beradu akting dengan almh. Hj. Nori, atau mpok Nori yang juga berprofesi sebagai pemain lenong. Buat yang mau nonton, silahkan cari sendiri di YouTube ya, karena videonya tidak akan aku sematkan disini. Video yang akan aku sematkan mungkin hanya sebuah video cuplikan waktu beliau masih main lenong bersama H. Malih dan H. Bolot. Berikut videonya:
Video ini kemungkinan diambil pada tahun 1990-an. Yang paling lucu dalam video ini adalah saat almarhumah berbicara dengan H. Bolot, tetapi sayangnya tidak pernah nyambung karena H. Bolot yang selalu tidak mendengar. Selamat jalan mpok Omas. Semoga arwahmu diterima oleh Allah SWT. Karyamu akan selalu ku kenang. Meskipun aku orang Jawa, tetapi aku juga suka lenong Betawi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar